BabelhebatNasional-Internasional

KPHP Rambat Menduyung Bungkam Soal Razia Tambang Ilegal

INTEGRITAS jajaran Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Rambat Menduyung di Kabupaten Bangka Barat kembali menjadi sorotan. Sikap tertutup pejabat setempat saat dikonfirmasi soal hasil operasi tambang ilegal menimbulkan tanda tanya besar.

Salah satu redaksi media (JMSI) melayangkan konfirmasi kepada Kepala Seksi Perlindungan KPHP Rambat Menduyung, Rahmat pada Kamis 13 Agustus 2025. Rahmat tidak menampik bahwa pihaknya sempat turun ke area tambang ilegal di kawasan Hutan Lindung belakang komplek Pemkab Bangka Barat.

Dalam operasi tersebut, KPHP Rambat Menduyung menemukan praktik tambang ilegal termasuk penggunaan alat berat di lokasi. Namun ketika ditanya lebih lanjut soal tindak lanjut hasil operasi, Rahmat enggan memberi jawaban dengan alasan sedang rapat.

“Nanti bang ya, kami lagi rapat,” kata Rahmat melalui pesan WhatsApp, Kamis (13/8) pagi.

Baca Juga: Pemkab Bangka Tengah Dukung Program JMSI Babel

Sore harinya, sekitar pukul 15.30 WIB, redaksi kembali meminta data dan dokumentasi terkait razia tersebut. Bukannya jawaban tegas, Rahmat kembali berkilah dengan alasan sedang menerima tamu dan meminta wartawan datang langsung ke kantor KPHP.

“Maaf bang tadi ada tamu, terkait info besok maen saja ke kantor kami,” ujar Rahmat malam harinya.

Redaksi kemudian menegaskan agar data dan dokumentasi dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp saja, mengingat konfirmasi di era digital tidak selalu harus dilakukan secara tatap muka. Namun, Rahmat kembali menunda dengan alasan foto kegiatan masih berada di stafnya.

1 2Laman berikutnya