Harapan Dafri di Tengah Perjuangan Sakit dan Kepedulian PT Timah
SAKIT panjang sering kali menjadi ujian berat bagi sebuah keluarga. Namun di balik rasa lelah dan kesedihan, selalu ada secercah harapan yang datang lewat kepedulian. Itulah yang dirasakan Dafri Saputra, warga Komplek Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, saat menerima bantuan biaya pengobatan dari PT Timah.
Dafri tengah berjuang melawan diabetes dan gagal ginjal. Dua kali dalam sepekan ia harus menjalani cuci darah. Sejak awal 2025, ia bahkan melewati rangkaian amputasi, mulai dari jari hingga telapak kaki. Kini keluarganya menyiapkan kondisi untuk amputasi lebih lanjut.
Kondisi ini membuat istrinya, Rain Sonata, harus berjuang keras memenuhi kebutuhan pengobatan harian. Sering kali ia terpaksa berhutang untuk membeli obat, cairan pembersih luka, hingga perban. Kehadiran tim PT Timah di rumah mereka pada Selasa 19 Agustus 2025 pun disambut haru.
“Awalnya bapak diabetes, terus jarinya luka dan harus diamputasi. Setelah itu telapak kakinya juga diamputasi, dan sekarang lagi menyiapkan kondisi kesehatan supaya bisa amputasi separuh kakinya,” ungkap Rain.
Baca Juga: PT Timah Hadir di Tengah Pesta Syukur Sedekah Kapong Kundi Bersatu
Meski penuh keterbatasan, Rain bersyukur karena masih ada banyak pihak yang peduli. Bantuan PT Timah baginya menjadi penopang di tengah kesulitan.





