Reses Rina Tarol dan Musani, Masyarakat Desa Rias Toboali Adukan Sawah yang Terancam Sawit
ANGGOTA DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bangka Selatan, Rina Tarol dan Musani menggelar kegiatan reses bersama di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Minggu (18/5/2025).
Dalam pertemuan tersebut, puluhan petani menyampaikan keresahan mendalam terkait keberadaan perkebunan sawit yang dinilai mulai mengancam keberlangsungan lahan pertanian.
Masyarakat mengkhawatirkan dampak serius terhadap ketersediaan air baku yang selama ini mengairi persawahan, khususnya yang bersumber dari Bendungan Mentukul.
Menurut mereka, pembukaan lahan sawit yang mulai masuk ke wilayah sekitar bendungan berpotensi merusak ekosistem air dan mengancam ketahanan pangan di kawasan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Rina Tarol menegaskan bahwa kawasan pertanian di Desa Rias merupakan bagian dari wilayah yang telah ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) nasional sebagai lahan pertanian dan ketahanan pangan.
Rina sangat menyayangkan lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas pembukaan lahan sawit yang diduga dilakukan secara ilegal.
BACA JUGA : Ini Susunan Pengurus KopDes Merah Putih Gadung Bangka Selatan
“Status lahan sudah jelas, pemanfaatannya pun hanya untuk ketahanan pangan. Tapi karena penegakan hukum yang lemah, aktivitas pembukaan lahan sawit ini terus merajalela,” tegas Rina.




