Bangka SelatanBabelhebatNasional-Internasional

Rapat Bersama Awak Media Ricuh: Ke Mana Wakil Rakyat Bangka Selatan?

Oleh Tom, Pemilik Babelhebat

RAPAT pembahasan anggaran publikasi kerja sama media yang difasilitasi Sekretariat DPRD Bangka Selatan, Rabu (9/7/2025) siang, berakhir ricuh dan tanpa hasil. Bukan karena substansinya terlalu pelik, tetapi karena kericuhan terbuka antara perwakilan salah satu media lokal dan pihak Sekretariat Dewan (Setwan).

Yang lebih ironis, forum yang membahas penggunaan anggaran publik atau dana yang sepenuhnya berasal dari pajak rakyat itu tak dihadiri satu pun dari 30 anggota DPRD Bangka Selatan.

Satu-satunya pejabat yang tampak hadir adalah Sekretaris Dewan, Hamdan. Namun kehadirannya bersifat administratif, bukan representatif. Padahal undangan telah dikirim sepekan sebelumnya kepada para pemilik media dan jurnalis yang selama ini menjadi mitra kerja dewan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Lalu, ke mana para wakil rakyat kita?

Apakah agenda publikasi dan kemitraan dengan media dianggap sepele?
Apakah transparansi informasi bukan lagi prioritas dalam pelayanan publik?
Ataukah forum ini diam-diam dianggap sekadar ajang “bagi-bagi kue anggaran iklan” bukan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang transparan, akuntabel, dan sehat?

Kericuhan yang terjadi memang belum jelas apa pemicunya. Namun satu hal pasti, dengan ketiadaan anggota dewan dalam forum ini merupakan indikasi serius memburuknya etika komunikasi dan kemitraan antara DPRD Basel dan insan pers.

Baca Juga : Busyro Muqoddas: Wartawan Penjaga Harapan Publik dan Martabat Demokrasi

Media hadir dengan itikad baik, membangun ruang dialog. Tapi yang mereka temukan hanyalah ruang kosong dan suasana yang memanas.

Ini Bukan Sekadar Rapat yang Gagal

Ini adalah tamparan telak bagi integritas lembaga legislatif lokal yang semestinya hadir sebagai pelayan rakyat, bukan entitas yang abai terhadap keterbukaan informasi publik. Bagaimana masyarakat bisa percaya bahwa anggaran publikasi digunakan dengan benar, jika dialog awal saja tidak dihargai?

1 2Laman berikutnya