
Polres Bangka Selatan Bersikap, Ajudan Bupati Diperiksa
* Terkait Pengeroyokan Mantan Dirut RSUD Basel
POLRES Bangka Selatan mulai bersikap atas peristiwa dugaan pengeroyokan yang menimpa mantan Direktur RSUD Basel, Muhammad Fauzan. Kepolisian memastikan pemeriksaan dilakukan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto membenarkan bahwa satu dari tiga terduga pelaku merupakan anggota Polri yang bertugas sebagai ajudan Bupati Basel. Saat ini yang bersangkutan itu (ajudan_red) tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Basel.
“Saat ini oknum tersebut masih dalam pemeriksaan intensif sekaligus melakukan penyelidikan terhadap keberadaan terduga pelaku lainnya,” tegas Agus, Minggu (15/2/2026).
Terkait dugaan adanya senjata api dalam peristiwa tersebut, Polres Bangka Selatan masih melakukan pendalaman secara intensif.
Agus menambahkan, ajudan tersebut merupakan personel tetap Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang ditugaskan sebagai ajudan Bupati Bangka Selatan. Menurutnya, awal mula keributan dipicu persoalan pribadi antara ajudan tersebut dengan korban Muhammad Fauzan. Permasalahan itu berkaitan dengan utang korban yang disebut belum diselesaikan selama lebih dari dua tahun, hingga terjadi cekcok yang berujung pada keributan dan penganiayaan.
“Dugaan awalnya sehingga terjadi keributan dan penganiayaan karena masalah pribadi antara oknum itu dengan korban. Masalah utang korban yang belum dibayarkan 2 tahun lebih,” jelas Agus.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel jajaran untuk menjaga perilaku dan citra Polri, tidak bersikap arogan, serta menjaga marwah dan nama baik institusi dan keluarga.





