Bangka Selatan
Trending

Pemkab Basel Gunakan BTT Bayar Utang Bianglala

Evisastra: Insyaallah Dibayar

BIANGLALA di Simpang Lima Toboali menjadi hiburan baru bagi masyarakat Bangka Selatan. Proyek pengadaan wahana permainan ini dikerjakan pada 2024 melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga dengan sumber anggaran APBD. Pekerjaan selesai 100 persen dan aset telah diserahterimakan. Wahana kini beroperasi dan digunakan masyarakat.

Meski proyek selesai, Pemkab Bangka Selatan belum menuntaskan pembayaran kepada penyedia. Dari nilai kontrak Rp 8,3 miliar, baru Rp 2,5 miliar dibayarkan. Sisa Rp 5,8 miliar masih menggantung hampir dua tahun.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Evisastra, memastikan sisa pembayaran akan diselesaikan.

Insyaallah, tahun 2026 ini pasti dibayar,” kata Evisastra, Rabu (28/1) malam.

Informasi di lapangan menyebut utang akan dibayar menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2026. BTT adalah dana pemerintah untuk keperluan mendesak dan keadaan luar biasa, seperti bencana alam, wabah atau krisis sosial. Dana ini tidak direncanakan dalam APBD rutin dan seharusnya digunakan hanya untuk situasi darurat, bukan untuk melunasi utang proyek yang sudah diketahui sejak 2024. Penggunaan BTT menimbulkan pertanyaan tentang keberadaan anggaran proyek sebelumnya dan pengelolaan keuangan Pemkab Basel.

Baca Juga: Utang Bianglala dan Temuan BPK Mencekik Pemkab Basel

1 2Laman berikutnya

Tom

Berdiri di Atas Semua Golongan