Mahasiswa UBB Kenalkan Aplikasi Fishing Point untuk Nelayan Bangka Selatan
TEKNOLOGI perlahan masuk ke kehidupan nelayan tradisional. Hal itu tampak dalam kegiatan sosialisasi aplikasi Fishing Point yang digelar mahasiswa Program Studi Perikanan Tangkap Universitas Bangka Belitung bersama Kelompok Usaha Bersama Bintang Nelayan Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.
Sebanyak 25 nelayan hadir dan mengikuti jalannya kegiatan dengan antusias, Jumat (12/9/2025).
Kegiatan ini digagas oleh Gilang Putra Amuria, Zandi Pratama, Anugrah Fitrah Ramadhan, dan Juliana Safitri Harahap. Mereka memperkenalkan aplikasi Fishing Point sebagai solusi modern bagi nelayan untuk menentukan titik potensial penangkapan ikan secara lebih efektif dan efisien.
Menurut Zandi Pratama, tujuan utama aplikasi ini adalah membantu nelayan menghadapi tantangan klasik di laut seperti jauhnya lokasi tangkapan dan tingginya biaya operasional bahan bakar. Dengan memanfaatkan pemetaan digital dan satelit, Fishing Point menyajikan informasi kondisi cuaca, perkiraan gelombang, pasang surut, suhu perairan, hingga panduan jalur menuju lokasi penangkapan.
“Aplikasi ini bisa memudahkan nelayan saat melaut. Nelayan dapat mengetahui kondisi cuaca, suhu perairan, hingga perkiraan pasang surut. Jadi bisa lebih tepat menentukan lokasi tangkapan dan mengurangi biaya operasional,” jelas Zandi.
Baca Juga: Mahasiswa UBB Belajar ke PT Timah





