Kepala BPS Basel Terima Kasih Kritikannya, Pastikan SE2026 Libatkan Pihak Terkait
KRITIK terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mendapat respons dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. Kepala BPS Bangka Selatan Agung Rahmadi menyampaikan apresiasi atas masukan masyarakat yang menyoroti potensi ketidakterbukaan data pelaku usaha.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan yang disampaikan. Ini menunjukkan kepedulian terhadap data yang dihasilkan BPS,” kata Agung, Kamis (12/2).
Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 di Basel Jangan Jadi Seremonial
Menurut Agung, SE2026 merupakan kegiatan besar yang pelaksanaannya harus bersinergi dengan pihak-pihak terkait. Pemangku kepentingan daerah disebut sebagai mitra strategis dalam memetakan pelaku usaha dari skala mikro dan kecil hingga industri besar agar terdata secara akurat.
Agung mengakui tantangan ketidakterbukaan responden menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan sensus. Karena itu, sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan proses pendataan berjalan optimal.
“Sinergitas dengan pihak terkait dibutuhkan. Akan ada Surat Edaran Bupati kepada pelaku usaha agar menerima petugas sensus dan memberikan jawaban secara jujur,” jelas Agung.
Baca Juga: Tambak Udang di Tepi Kawasan Industri Sadai
Selain itu, sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal publikasi termasuk media sosial dan videotron. Pendekatan kewilayahan juga akan melibatkan perangkat desa dan kelurahan serta RT dan RW untuk mempermudah akses ke pelaku usaha lokal.





