Kasus Pelecehan Seksual di Bangka Selatan, Kapolda Babel Beri Atensi dan Instruksi Jajaran Masifkan Pencegahan
KAPOLDA Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Irjen Pol Hendro Pandowo turut prihatin terhadap kasus pelecehan seksual yang terjadi di Kabupaten Bangka Selatan.
Maka dari itu, atas kejadian ini menjadi atensi dan perhatiannya terlebih melibatkan anak-anak di bawah umur.
“Kejadian kasus pelecehan seksual di Bangka Selatan ini menjadi atensi bagi saya (Kapolda Bangka Belitung_red) untuk melakukan tindakan terutama pencegahan,” kata Irjen Hendro, Rabu (28/5/2025).
BACA JUGA : Belasan Santriwan di Bangka Selatan Jadi Korban Cabul, Rina Tarol : Kemenag Jangan Lepas Tangan
Selain itu, Jenderal Hendro menjelaskan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan mengawal kasus ini berkoordinasi bersama jaksa serta pengadilan agar tidak ada kejadian serupa.
Namun demikian, menurutnya, tindakan preventif atau pencegahan terhadap kasus ini lebih sangat penting.
“Enam bulan sebelum kejadian ini, saya sudah perintahkan Dir Krimum melalui PPA untuk melakukan imbauan kepada orang-orang yang berpotensi untuk jadi korban pelecahan seksual seperti di sekolah, panti asuhan, anak-anak yatim,” ujar Hendro.
BACA JUGA : Puluhan Personel Polda Babel Terima Penghargaan, Kapolda : Semoga Bekerja Lebih Baik
“Sehingga kita sudah masuk 6 bulan lalu, data yang kita lakukan kurang lebih 40 kali sudah ke tempat-tempat itu memberikan imbauan terhadap contoh-contoh kasus baik terhadap anak-anak maupun para pengasuh,” jelas Hendro.
Hendro menambahkan, pihaknya akan lebih semakin masif melakukan upaya sosialisasi dan imbauan dengan mengedepankan fungsi gabungan dari unit PPA, Binmas hingga jajaran Samapta.
“Termasuk seperti bullying, menimbulkan trauma, sakit yang mendalam bagi anak-anak. Ini akan menjadi satu paket, namun kita prioritaskan sekarang yang di Bangka Selatan untuk kemudian kita sosialisasikan sehingga tidak ada lagi kejadian seperti ini,” tegas Hendro.
BACA JUGA : Pemkab Basel Dampingi Santriwan Korban Cabul
Kapolda menegaskan, bahwa pihaknya juga telah memerintahkan jajarannya untuk terus memberikan pendampingan baik secara pengobatan, maupun pemulihan psikis terhadap para korban pada kasus tersebut.




