babelhebatNasional/InternasionalPemerintahanRiza Debby

Dua Warga Asal Toboali Jalani Perawatan di Yayasan Srikandi Lampung

DUA orang warga asal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjalani perawatan khusus di Yayasan Srikandi Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, lantaran mengalami gangguan jiwa.

Dua orang warga itu berinisial Mz (43) dan Es (34) mengalami gangguan jiwa atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Karena itu, Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Pemkab Bangka Selatan, merujuknya ke Yayasan Srikandi Bandar Surabaya, Lampung Tengah, Kamis (13/7/2023).

Baca Juga : Serius Bangun Daerah, Riza Serahkan Empat Proposal ke Mensos RI

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Prima Desventyo bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) mewakili pihak keluarga ‘Mz dan Es’ menyerahkan kedua orang ‘klien’ tersebut kepada Kepala Yayasan Srikandi Bandar Surabaya, Suyadi.

Setelah itu, dilanjutkan dengan asesmen kepada keluarga klien beserta Pekerja Sosial Ahli Pertama dan Penyuluh Sosial Ahli Muda, dengan disaksikan oleh pendamping yang ikut menyerahkan kedua klien ‘ODGJ’ ke pihak yayasan.

Baca Juga : Eksekutif dan Legislatif Sepakat Penambahan Raperda

“Kedua klien diterima oleh pihak yayasan yang selanjutnya akan dibina. Tidak ada batasan durasi waktu pelayanan bagi klien ODGJ,” jelas Kepala Dinsos PPPA Pemkab Basel, Sumindar kepada babelhebat.com, Jum’at (14/7).

Sumindar menjelaskan, kedua ODGJ tersebut tidak dikenakan biaya apapun selama menjalani perawatan di Yayasan Srikandi Bandar Surabaya, Lampung. Bahkan, setiap individu klien ‘ODGJ’ tersebut dapat berbeda-beda masa durasi perawatannya tergantung dari tingkat ODGJ masing-masing klien.

Baca Juga : Kompak Riza-Debby Turun ke Pesisir Pantai, Ini Tujuannya

“Harapan kita bersama semoga kerja sama dalam penanganan ODGJ antara Pemkab Bangka Selatan dengan Yayasan Srikandi Bandar Surabaya dapat terjalin dengan baik demi penanganan sosial yang lebih komprehensif,” kata Sumindar.

Sumindar berharap agar kedepan Pemkab Bangka Selatan dapat menyediakan tempat khusus berupa rumah rehabilitasi atau Lingkungan Pondok Sosial (Liposos).

“Rumah rehabilitasi atau Liposos ini sangat penting untuk memberikan pelayanan bagi penyandang disabilitas mental agar tidak berulang di rujuk ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa). Untuk itu, mohon doa dan dukungannya agar masyarakat Bangka Selatan mendapat pelayanan tanpa beda,” tutur Sumindar.

Tom Hebat

Berdiri Diatas Semua Golongan

Related Articles

Back to top button